Tentang Goals
Intinya, alasan kenapa kita lebih bisa accomplish things yang terkait dengan orang lain, punya dampak ke orang lain karena ada rasa “kewajiban” untuk mengerjakan hal tersebut. Entah takut itu bikin lambat seluruh orang atau apalah. Makanya kita lebih mudah buat commit dan ngerjain hal - hal yang ada pihak eksternalnya. Seperti ngerjain laprak, tugas, task organisasi, itu semua karena ada pihak eksternal dosen yang nilai, teman yang juga ngerjain task yang berbeda untuk mencapai satu tujuan yang sama. Sedangkan, kalo kita bikin our own self-development goals seringkali kita meng-gapapa-kan ketidaktercapaian goals itu dengan berjuta-juta alasan. Emang goals2 itu gaakan ngefek ke orang lain, gabakal ketauan orang lain, gaakan bikin malu diri kita sendiri atau bahkan merusak image kita. Tapi, yang rusak masa depan kita sendiri ahhahahaha. Hal ini karena biasanya goals2 yang kita pasang untuk diri kita sendiri justru goals yang impactful secara jangka panjang ke kehidupan kita dan memerlukan konsistensi untuk melakukannya. Tapi, at the same time kalo kita announce nih kita pengen achieve ini ke banyak orang, ada juga attachment effect dimana lu ngerasa udah achieve hal itu padahal belum. Jadi, keknya solusi untuk ini bikin rewards and punishments, set a clear goals pake SMART method, and have an accountability partner yang truly wants you to succeed together. Gue sadar punya banyak goals tapi ngawang gitu loh gada parameter atau step2 kecil buat achieve that. Kebanyakan tuh langsung step besar yang secara mental bikin gue keburu ngerasa itu unachievable. Itu refleksi buat gue sih. Daaan about accountability partner, sumpah keknya gue udah di titik dimana gue ga peduli HAHAHHAHA. Bahkan sama temen deket gue yaudah gitu loh kita sama - sama pubya goals ga keachieve yaudah gitu karena yaaaa yaudah? ga malu atau gimana2 Apalagi kebanyakan goals yang pengen gue achieve itu sesuatu yang gabakalan bikin hidup gue hancur(?) kalo ga gue lakuin tapi kalo gue konsisten will somehow bikin hidup gue lebih mudah di masa depan. Sepertinya perlu sering2 inget tujuan awal dan breakdown how to achieve it.

Comments
Post a Comment